Translate

Kamis, 28 Februari 2013

Tutorial Adobe Photoshop

Tutorial Adobe Photoshop ImageFoto-foto artis seperti Sandra Dewi & Nia Ramadhani, yang banyak beredar di Internet dibuat dengan Adobe Phostoshop. Hasil gambar olahan Adobe Photoshop ini juga banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya. Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Saat ini Adobe telah mengeluarkan Adobe Photoshop CS3 yang lebih powerfull. Versi sebelumnya, yaitu Adobe Photoshop CS2, Adobe Photoshop CS, dan Adobe Photoshop 7, masih sering dipakai untuk komputer lama (pentium 3 ke bawah). Tutorial Adobe Photoshop ini dibagi dalam 6 Bab.

BAB I – MENGENAL ADOBE PHOTOSHOP
BAB II – SELECTION & TOOL
BAB III – PERMAINAN WARNA
BAB IV – TEKS DAN VEKTOR
BAB V – LAYER, MASK, STYLE
BAB VI – EFEK KHUSUS PHOTOSHOP


BAB I – MENGENAL ADOBE PHOTOSHOP

1.1. Apa itu Adobe Photoshop?
Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Hasil gambar olah dengan Adobe Photoshop ini banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya. Untuk download Adobe Photoshop klik di sini.
1.2. Mengenal Area Kerja
Jalankan Adobe Photoshop kemudian pilih menu File -> Open. Kemudian pilih buka gambar apa saja. Sebagai contoh di buka gambar zhaow.jpg yang ada pada CD Tutorial bagian BAB I (lihat gambar 1.1).
Mengenal Area Kerja Adobe Photoshop
Seringkali letak tool-tool (palette) Adobe Photoshop sudah berubah dimodifikasi oleh pengguna sebelumnya. Untuk mengembalikan letak palette ini gunakan menu Windows -> Workspace -> Reset Palette Location.
Area kerja Adobe Photoshop dapat dilihat pada gambar 1.1, yaitu:
A : Menu Bar, berisi perintah utama untuk membuka file, save, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.
B : Option, berisi pilihan dari tool yang Anda pilih. Misalnya dipilih kuas/brush, maka ukuran/diameter brush ada di sini.
C : Gambar, menampilkan gambar yang sedang dibuat atau diedit.
D : Pallete Well, cara cepat untuk mengakses palet brushes, tool resets dan Layer Comps. Juga dapat digunakan untuk meletakkan palet yang sering digunakan.
E : Toolbox, berisi tool untuk menyeleksi dan memodifikasi gambar.
F : Palette, berisi jendela-jendela kecil yang di dalamnya terdapat perintah dan pilihan untuk dokumen/gambar yang sedang dikerjakan.
1.3. Praktek Bab 1
1.3.1. Membuka dokumen dan membuat duplikat dokumen
Untuk membuka gambar gunakan menu File -> Open, sedangkan untuk membuat duplikat gambar gunakan menu Image -> Duplicate.
1.3.2. Mengubah ukuran gambar dan kanvas
Jika ukuran gambar diubah, maka gambar akan membesar atau mengecil, lakukan dengan menu Image -> Image Size. Jika ukuran kanvas diubah, maka ukuran gambar tetap, akan ada kertas putih di sekeliling gambar, lakukan dengan menu Image -> Canvas Size.
1.3.3. Mencoba ToolBox
Cobalah tool-tool pada ToolBox, satu persatu akan dibahas pada bab berikutnya. Coba klik kanan pada tool yang memiliki segitiga di bagian kanan bawah untuk memilih tool yang tersembunyi.
1.3.4. Mencerminkan dan Memutar Gambar
Cobalah menu Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Vertikal, Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Horisontal. Untuk memutar gambar, pilih menu Image -> Rotate Canvas -> pilih sudut yang dikehendaki.
1.3.5. Undo
Undo digunakan untuk membatalkan perintah terakhir, tekan Alt+Ctrl+Z, atau gunakan pallete history.
1.3.6. Memindahkan gambar ke dokumen lain
Untuk memindahkan gambar gunakan Move Tool.
1.3.7. Save for web
Gunakan menu File -> Save for Web untuk menghasilkan gambar dengan ukuran kecil yang biasa digunakan pada web site.


BAB II – SELECTION & TOOL

2.1. Menyeleksi Gambar
Menyeleksi berarti memilih bagian tertentu dari gambar. Dengan seleksi kita dapat mengcopy, mengubah, menggeser, atau menambahkan efek kepada bagian yang terseleksi tanpa mempengaruhi bagian lain.
Ada tiga cara menyeleksi yaitu:
  1. Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom
  2. Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal atau kekontrasan gambar (Magnetic Lasso Tool).
  3. Magic Wand Tool, untuk menyeleksi berdasarkan persamaan warna.
Tipe seleksi ada dua (dapat dipilih pada Option Bar), yaitu:
  1. Normal, memiliki pinggiran yang tajam.
  2. Feather, memiliki pinggiran yang halus atau kabur.
2.2. Tool-tool yang lain
Tool pada Adobe Photoshop
2.3. Praktek Bab II
2.3.1. Rectangular Marquee Tool
Gunakan rectangular marquee tool untuk memotong gambar dalam bentuk kotak. Gunakan menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman pinggiran potongan.
2.3.2. Elliptical Marquee Tool
Digunakan untuk membuat seleksi elips atau lingkaran. Anda dapat menggunakan Select -> Transform Selection (atau klik kanan) untuk mengubah bidang yang mau diseleksi. Gunakan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman tepi gambar. Gunakan Select -> Inverse untuk membalik seleksi.
2.3.3. Lasso Tool
Seleksi ini digunakan untuk menyeleksi bentuk bebas dengan mouse.
2.3.4. Polygonal Lasso Tool
Polygonal Lasso Tool digunakan untuk menyeleksi gambar yang memiliki tepi garis lurus, misalnya piramida pada gambar 2.5. Jika tombol Alt ditekan maka Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa. Contoh gambar hasil seleksi piramida diperkecil dan diletakkan pada sudut kanan bawah.
2.3.5. Magnetic Lasso Tool
Magnetic Lasso Tool penggunaanya cukup mudah, karena dengan tool ini seleksi gambar akan secara otomatis membuat garis seleksi pada gambar yang berwarna kontras.
2.3.6. Magic Wand Tool
Magic wand tool akan menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.
Tutorial Adobe Photoshop - Magic Wand tool
2.3.3. Crop Tool
Crop tool digunakan untuk menghilangkan bagian yang tidak diseleksi. Contoh penggunaanya di sini digunakan untuk memperbaiki hasil scan yang miring.
2.3.3. Healing Brush Tool
Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki gambar pada bagian tertentu. Aktifkan tool ini, kemudian tekan Alt + Klik pada objek pada bagian yang tidak berkeriput, kemudian klik pada bagian yang keriputnya ingin dihilangkan.
2.3.4. Spot Healing Brush Tool
Spot Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki kerusakan gambar. Di sini Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya. Misalnya digunakan untuk menghilangkan keretakan pada patung seperti pada gambar 2.10.
Tool ini merupakan tool baru pada Adobe Photoshop CS2 yang tidak ada pada versi sebelumnya.
2.3.5. Patch Tool
Patch Tool digunakan untuk memperbaiki gambar. Tool ini dibuat dengan cara membuat selection dengan mouse atau dengan menahan tombol ALT untuk menghasilkan bentuk poligonal. Selanjutnya drag ke daerah yang akan dijadikan patokan perbaikan.
2.3.6. Red Eye Tool
Red Eye Tool digunakan untuk memperbaiki warna merah pada mata.
2.3.7. Clone Stamp Tool
Clone Stamp Tool digunakan untuk membuat duplikat area pada gambar, atau yang disebut cloning. Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gunakan mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.
2.3.8. Background Eraser Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus background yang memiliki kemiripan warna. Misalnya digunakan untuk menghapus background langit pada gambar kupu-kupu.
2.3.9. Magic Eraser Tool
Seperti Background Eraser Tool, tool ini akan menghapus area dengan warna sama, namun efeknya adalah ke seluruh gambar, bukan hanya area yang diklik.
2.3.10. Color Replacement Tool
Color Replacement Tool akan mengubah warna gambar tanpa mengubah bentuk dari gambar tersebut. Tool ini akan secara otomatis hanya mengubah area dengan warna sama menjadi warna lain yang dikehendaki.
2.3.11. Blur, Sharpen, dan Smugde Tool
Blur Tool digunakan untuk mengaburkan area. Misalnya digunakan untuk menghilangkan bintik-bintik pada wajah. Sharpen Tool merupakan kebalikan dari Blur Tool. Dengan Sharpen Tool, gambar akan menjadi lebih tajam. Smugde Tool digunakan untuk mengubah bentuk gambar dengan cara drag mouse.
2.3.12. Dogde, Burn, dan Sponge Tool
Dogde Tool digunakan untuk membuat area menjadi lebih terang. Burn Tool digunakan untuk mempergelap area. Spong Tool digunakan untuk mencerahkan (saturate) atau mengurangi warna (desaturate).


BAB III – PERMAINAN WARNA

3.1. Sekilas mengenai warna
Warna apapun dapat dinyatakan dalam tiga warna dasar (RGB) yaitu merah, hijau, dan biru. Cara menyatakan warna yang lain adalah dengan mode HSL yaitu Hue, Saturation, dan Lightness. Mode lain adalah CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black).
Pada bab ini akan dibahas mengenai permainan warna, mulai dari mengatur latar belakang gambar, membuat gradient, mengatur brightness & contrast, dan masih banyak lagi tool-tool yang menarik. Pada subbab selanjutnya Anda dapat langsung praktek dengan didampingi instruktur.
3.2. Paint Bucket Tool
Paint Bucket Tool digunakan untuk mengganti background yang memiliki warna sama atau mirip. Background dapat diganti dengan pattern.
3.3. Gradient Tool
Gradient tool digunakan untuk menghasilkan warna gradasi. Jangan lupa lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Jika tidak, maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi.
3.4. Brush Tool
Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow. Bush Tool dapat juga bekerja pada mode Air Brush.
3.5. Brightness/Contrast
Brightness digunakan untuk mengatur kecerahan gambar. Contrast digunakan untuk mengatur ketajaman gambar. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Brightness/Contrast.
3.6. Level
Level berfungsi mirip dengan Brightness/Contrast namun lebih fleksible karena warna dapat diatur warna gelap, warna menengah, dan warna terang. Level dapat bekerja pada selection atau seluruh kanvas. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Level.
3.7. Curves
Curves bekerja seperti level, namun Anda mengatur warna RGB dalam bentuk curva. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Curves. Curva dapat diatur otomatis, mode RGB atau diatur sendiri-sendiri untuk tiap-tiap warna.
3.8. Color Balance
Melalui menu Image -> Adjustment -> Color Balance kita dapat mengatur keseimbangan warna.
3.9. Photo Filter
Photo filter digunakan untuk memberikan filter pada gambar. Mirip seperti filter yang diletakkan di depan lensa kamera. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Photofilter.
3.10. Replace Color
Replace Color digunakan untuk mengganti warna tertentu dalam gambar, sedangkan warna yang lain tidak ikut berubah. Misalnya untuk mengganti warna apel dengan tanpa mengubah warna background. Gunakan menu Image -> Adjusments -> Replace Color.
3.11. Hue/Saturation
Hue/Saturation digunakan untuk mengganti warna pada keseluruhan gambar/seleksi. Hue adalah warna, sedangkan Saturation adalah tebal/tipisnya warna. Gunakan tool ini melalui Image -> Adjustment -> Hue/Saturation. Perubahan warna dapat diatur pada chanel master, atau tiap-tiap warna.
3.12. Match Color
Match Color akan menyamakan warna gambar source kepada gambar yang akan diubah. Misalnya di sini akan diubah gambar danau3.jpg, menjadi suasana matahati terbit seperti gambar acuan. Gunakan tool ini melalui menu Image -> Adjustment -> Match Color.
Tutorial Adobe Photoshop - Match Color
Tutorial Adobe Photoshop - Match Color


BAB IV – TEKS DAN VEKTOR

4.1. Horisontal Type Tool
Horisontal Type Tool digunakan untuk membuat teks secar horisontal. Hasil teks dapat dipindahkan dengan Move Tool.
Tutorial Adobe Photoshop - Horisontal Type Tool
4.2. Horisontal Type Mask Tool
Horisontal Type Mask Tool digunakan untuk menyeleksi dalam bentuk teks.
4.3. Pen Tool
Peen Tool digunakan untuk membuat garis lurus dan garis lengkung dalam bentuk vektor. Klik sekali untuk membuat anchor point, kemudian jika kurva telah terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction point. Path yang dibuat oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.
4.4. Rectangle, Ellipse, Poligon, dan Custom Shape Tool
Tool ini berguna untuk menghasilkan bentuk kotak (rectangle), ellips, poligon, dan berbagai macam bentuk lain yang telah disediakan oleh Adobne Photoshop. Bentuk-bentuk tersebut misalnya hati, lampu, not balok, dan lain sebagainya.


BAB V – LAYER, MASK, DAN STYLE

5.1. Memahami Layer
Layer adalah lapisan tembus pandang. Bagian yang tidak bergambar pada sebuah layer bersifat transparan. Layer dapat ditumpuk dan diatur susunannya. Dengan menggunakan layer, efek-efek akan berlaku dalam layer tertentu saja, tanpa mengganggu layer yang lain.
5.2. Quick Mask Mode
Quick Mask Mode digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode.
Tutorial Adobe Photoshop - Quick Mask Mode
Pada contoh ini, gambar beruang di seleksi dengan menggunakan Brush Tool pada mode quick mask. Setelah gambar beruang terseleksi, kembalikan ke mode normal untuk menghasilkan seleksi gambar beruang.
5.3. Layer Mask
Layer Mask digunakan untuk menyembunyikan bagian tertentu pada layer. Gunakan warna hitam untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan gambar.
Tutorial Adobe Photoshop - Layer Mask
5.4. Layer Style
Layer Style merupakan teknik memberikan efek tertentu pada suatu layer. Pilih tool Add Layer Style yang ada pada sudut kanan bawah pallete.
Tutorial Adobe Photoshop - Layer Style


BAB VI – EFEK KHUSUS PHOTOSHOP

6.1. Filter Liquify
Filter Liquify dapat mengubah gambar secara langsung dengan menggunakan mouse. Misalnya memperbesar/memperkecil mata, menggeser alis, dan sebagainya. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Liquify.
Tutorial Adobe Photoshop - Filter Liquify
6.2. Filter Vanishing Point
Filter Vanishing Point digunakan untuk meng-klone gambar dalam bentuk perspektif. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Vanishing Point. Area sumber kloning ditentukan dengan menekan Alt + Click. Fitur merupakan fitur baru dalam Adobe Photoshop CS2.
Tutorial Adobe Photoshop - Filter Vanishing Point
6.3. Filter Blur
Filter Blur digunakan untuk mengaburkan gambar. Yang menarik dalam filter ini adalah mengaburnya gambar dapat dibuat secara radial. Gunakan filter ini melalui menu Filter -> Blur.
Tutorial Adobe Photoshop - Filter Blur



Sabtu, 16 Februari 2013

Tutorial CorelDraw Membuat Kartu Nama Sederhana




Add caption
Membuat kartu nama merupakan suatu pekerjaan yang sederhana, namun hasil pekerjaan ini tidak akan sesederhana seperti yang kita bayangkan.Kartu nama dapat membawa misi atau karakter seseorang ataupun lembaga yang diwakilinya. Ketika kita melihat sebuah kartu nama, selain isi materi, minimal kita akan memperhatikan desain dan kombinasi warna tersebut kemudian di dalam benak kita muncul suatu penilaian  yang dihubungkan dengan seseorang atau suatu lembaga maupun perusahaan yang tertera di dalam kartu nama. Penilaian inilah yang menjadi penting di dlam merancang sebuah kartu nama sehingga kreasi kartu nama yang kita hasilkan dapat mencerminkan daya pikat atau pesona bagi orang lain.Berikut saya tuliskan tutorial membuat kartu nama perusahaan.

1. Buka Corel Draw (terserah mw versi berapa. saya memakai X4)

2. atur ukuran kertas di paper type sebelah kiri atas dengan ukuran A4

3. Buat kotak dengan rectangle tool ukuran 80 mm x 50 mm

4. Ketik nama dan alamat dengan text tool, kemudian sesuaikan ukuran dan jenis font (huruf) sehingga serasi


5. Buat kotak ukuran 55 mm x 2 mm untuk sudut kanan bawah.Posisikan kotak secara tepat dengan cara, aktifkan kotak kecil dengan pick tool kemudian tekan shift pada keyboard, aktifkan kotak besar. Dua kotak sudah aktif, lepaskan shift, tekan tombol B dan R pada keyboard

6. Impor logo yang telah disediakan


7. Pemberian warna text, timpakan warna hijau pada text nama perusahaan dan nama pemegang kartu serta kotak kecil di sudut kanan bawah dengan menggunakan color palletes. Hilangkan warna garis hitam pada kotak kecil yang telah diberi warna hijau, dengan cara klik kanan pada color palletes, kotak paling atas (bertanda silang). Agar posisi text rata kiri dengan kotak kecil, lakukan dengan cara seperti no 5, kemudian tekan L.


8. Sebenarnya buat konsep yang sederhana langkah2 nya sudah selesai. Tapi karena kartu nama saya adalah untuk desainer grafis maka perlu saya tambahkan sedikit variasi yaitu menggunakan insert character - split splat splot.lalu pada tulisan TWO_KANG GRAFIS saya pisahkan dengan Break apart lalu saya warnai macem2 biar ramai :) saya kasih contour juga.



Jadinya Seperti Ini.........


:D :D :D gmn???rame bgt ya.....
sedikit saran, kartu nama lebih baik simple dan minimalis agar tidak membosankan dan enak di pandang.
Semoga bermanfaat.....

Tutorial CorelDraw Membuat Kalender



Berhubung sebentar lagi memasuki pergantian tahun dari tahun 2011 ke tahun 2012 maka pada postingan kali ini saya ingin share tutorial membuat kalender.Disini saya menggunakan Program Corel Draw X5 dan  bisa diikuti menggunakan Corel Draw Versi Berapapun(Versi 11 keatas )
Oke kita mulai saja dari langkah pertama.............


1. Atur Ukuran Media 38 x 52 cm
2. Klik 2x pada Rectangle tool sehingga otomatis membuat bidang persegi mengikuti media



3. Beri warna Fountain Fill two Color From :yellow  (Y:60)  to White. angle: -90.Klik kanan pada pallete paling atas bentuk X diatas warna hitam untuk menghilangkan Outline.Sehingga muncul tampilan Seperti Ini :





4. Siapkan Foto foto mu...terserah foto apa aja...kalau saya pakai foto kegiatan di TK Klien saya :D
Buat bentuk Seperti Ini menggunakan Rectangle tool.Pertama buat bersegi...lalu tarik salah satu ujung menggunakan Shape tool.nantinya digunakan untuk memasukkan foto.caranya klik fotonya, cari Effect - Power Clip - Place Inside Container.masukin deh fotonya ke media seperti di bawah ini.


5. tata letaknya buat seperti ini ya....

6. Masukkan kalender yang sudah di download dari januari - Desember

7. di tengah2 foto ketikkan angka 2012 dan beri hiasan sedikit.Caranya menggunakan Brush Yang sudah ada di Photoshop.Link Download menyusul ya...

jadinya nanti seperti Ini.......
untuk foto di dalam, gunakan effect - power clip - place inside container.sesuaikan ukuran foto dengan kalender.lalu bagian kop gunakan rectangle tool.Bentuk persegi panjang menyesuaikan ukuran kalender.tekan ctrl Q untuk membuatnya menjadi kurva.pilih shape tool untuk membentuk persegi sesuka kalian....
texture di kop dan bagian kaki saya cari di mbah google dengan kata kunci texture islami.Untuk memasukkannya sama dengan langkah memasukkan foto yaitu dengan power clip.
untuk logo nya sudah saya siapkan sebelumnya bisa diganti dengan logo manapun.
Sekian sdikit tutorial dari saya. Maaf jika terlalu banyak kekurangan.
Jika ada yang belum dimengerti bisa tanyakan ke saya.

untuk membuat kalender secara otomatis menggunakan corel draw, bisa ke sini
lalu untuk contoh-contoh kalender sebagai inspirasi silahkan ke sini
mudah2an bermanfaat.........

Membuat Pin Menggunakan Corel Draw


1.       Buka Corel Draw mu versi 11 keatas
2.       Atur ukuran kertas A4
3.       Buat lingkaran menggunakan Ellipse Tool dengan diameter 3.5 cm
4.       Buat warna gradasi menggunakan Interactive Fill Tool warna Terserah tipe radial hilangkan garis luar dengan klik kanan pada tanda X diatas warna hitam
5.       Buat Teks menggunakan Text Tool. Saya menggunakan font VAL
6.       Klik Arrange - Break Apart untuk memisah teks beri warna semau kamu
7.       Aktifkan kalimat YOU Klik Effect - Add Perspective tarik node di kaki huruf U ke bawah
8.       Buat effect Contour di kalimat YOU caranya Tarik ke atas menggunakan Interractive Contour tool.saya menggunakan warna pink untuk warna garis luarnya
9.       Pisahkan contour caranya klik arrange – Break Contour Break Apart
10.   Aktifkan Contour yang sudah terpisah, lalu gunakan Extrude untuk membuatnya menjadi 3 dimensi
11.   Gabungkan kata I dan love menjadi satu / ctrl G
12.   Ulangin langkah nomor 7 untuk kata I dan Love
13.   Gunakan effect contour untuk membuat backround caranya tarik obyek lingkaran ke bawah menggunakan interactive contour tool
14.   Buat obyek bintang beri effect contour dan Extrude
15.   Duplicate bintang.rubah warnanya dengan warna warni agar meriah Tempatkan Obyek bintang di belakang kalimat.

Tutorial Corel Draw Membuat X Banner



X Banner adalah media yang digunakan untuk menyampaikan informasi, berbentuk banner dengan konstruksi penyangga berbentuk "X" sehingga banner bisa berdiri sendiri.
Konstruksi X Banner memiliki beberapa ukuran standart yaitu: 60x160 cm, 80x180 cm, dan 80x200 cm.
X Banner pada umumnya berisi tentang suatu produk, layanan, fasilitas umum, profil perusahaan, sekolah, nama produk, perusahaan atau sekedar gambar saja.
X Banner biasanya dipasang di bagian depan toko, perusahaan, event, atau tempat-tempat yang perlu pengenalan agar orang tertarik dan mendatangi tempat tersebut.
nah, pada postingan kali ini saya akan membahas langkah-langkah atau tutorial desain X Banner menggunakan Corel Draw.


Langkah 1
Disini saya memakai program Corel Draw Versi X6 dan mungkin masih bisa diikuti pemakai Corel Draw versi 11 keatas. Buat lembar kerja baru File > New.lalu isikan seperti di bawah > Ok

Langkah 2
Klik 2x pada toolbar Rectangle tool  untuk membuat latar belakang menyesuaikan ukuran worksheet.atau beri ukuran 60x160 cm.

Langkah 3
Beri warna gradasi menggunakan Fountain Fill .isikan seperti screenshot dibawah.atau anda dapat memilih warna sesuka anda.

Langkah 4
Membuat Frame sederhana yaitu dengan cara menggunakan Rectangle tool.klik dan drag sambil menahan tombol ctrl pada keyboard agar membentuk persegi.saya mempunyai ukuran persegi 30x30cm.pada corner radius saya isikan masing – masing 3cm.Beri warna Biru tua.Buatlah persegi seperti tadi sebanyak 4 buah dengan variasi ukuran yang berbeda.



Langkah 5
Seleksi semua persegi yang tadi dibuat.gunakan transparency tool 
lalu isikan transparency type nya seperti ini.


Langkah 6
Gunakan rotate lalu posisikan semua gambar persegi tadi seperti dibawah ini.salin salah satu warna lalu beri warna putih.tempatkan warna putih di bagian paling depan.


Langkah 7
Pada langkah ke 7 ini kita buat bentuk bingkai Frame menjadi lebih menarik.Gunakan Bezier tool 
lalu buat bentuk seperti di bawah.gunakan shape tool untuk membentuknya lebih luwes.
setelah bentuk jadi duplicate menjadi banyak.lalu posisikan seperti contoh.beri warna pada masing-masing bentuk menggunakan Fountain Fill Type Radial.



Langkah 8
Buatlah semacam gelembung di sekitar bentuk yang tadi telah kita buat menggunakan ellipse tool.

beri warna gradasi type radial dengan bermacam warna yang ceria.seleksi semua bentuk yang tadi kita buat lalu tekan Ctrl+G untuk membuatnya menjadi satu.tempatkan posisi bentuk dan gelembung yang kita buat di belakang persegi.

Langkah 9
Agar terlihat lebih dramatis, buat efek gelembung seperti langkah sebelumnya dengan warna yang lebih bervariasi.lalu tempatkan dibelakang bentuk sebelumnya.


Langkah 10
Buat efek cahaya.buatlah bentuk lingkaran menggunakan ellipse tool tepat disamping bentuk yang kita buat.beri warna putih.gunakan drop shadow.beri pengaturan seperti dibawah.setelah itu pisahkan objek lingkaran putih dengan cahaya yang dibuat dengan cara klik Arrange >  Break Drop Shadow Group Apart.setelah itu anda bisa menghapus objek yang tidak perlu.duplicate cahaya yang telah di buat lalu posisikan seperti contoh.
Langkah 11
Group semua objek yang telah kita buat (Ctrl+G), lalu masukkan objek kedalam Latar belakang Hijau yang pertama kali kita buat dengan cara klik Effects > PowerClip > Place inside Frame.maka akan muncul arah panah.klik saja di bagian Background hijau.


Langkah 12
Agar lebih menarik sepertinya kita perlu membuat teksture.caranya buat garis menggunakan Bezier tool.Duplicate garis menjadi banyak.agar lebih jelas lihat gambar.group semua garis,miringkan teksture garis.masukkan teksture ke dalam background menggunakan power clip.gunakan transparency tool > Uniform.starting transparency : 85. Anda dapat mengeksplorasinya agar terlihat lebih enak dilihat.


Selesai.
~ Selamat Mencoba ~